Ada Saatnya Manchester City Akan Kalah

Manchester CityManchester City masih sempurna dengan belum terkalahkan di sepanjang musim ini. Sang manajer, Josep Guardiola menilai akan ada saatnya bagi The Citizen untuk menelan kekalahan.

Hingga pekan kesembilan, Manchester City masih berkuasa di papan klasemen sementara Premier League berkat raihan delapan kemenangan dan sekali imbang. Sergio Aguero dan rekan-rekan mengoleksi 25 poin dengan mencetak 33 gol serta baru kebobolan empat kali.

Di Liga Champions, Manchester City juga masih sempurna mengemas tiga kemenangan berturut-turut. Terakhir mereka menumbangkan Napoli yang merupakan tim pemuncak klasemen di Serie A, dengan predikat belum terkalahkan.

Secara keseluruhan, Manchester City belum terkalahkan dalam 13 pertandingan di seluruh ajang kompetitif musim ini. 11 di antaranya adalah kemenangan berturut-turut, menyamai rekor pada musim 2014/2015 ketika masih ditangani Manuel Pellegrini.

Performa Manchester City yang begitu tangguh mengingatkan publik dengan laju Arsenal pada musim 2003/2004 silam. Ketika itu The Gunners tidak terkalahkan sepanjang musim sampai-sampai hingga mendapatkan julukan The Invicible Arsenal.

Ditanya mengenai peluang Manchester City bisa menjaga rekor tidak terkalahkan itu, Guardiola mengakui jika dia tidak yakin bisa melakukannya. Mantan manajer Barcelona dan Bayern Muenchrn itu mengatakan bahwa pasti akan ada saatnya Manchester City bakal kalah.

“Rekor ini, situasi seperti ini membuat banyak orang membandingkannya dengan gelar yang lain, dan saya senang atas 11 kemenangan berturut-turut ini sebab kami menunjukkan kami bisa memenangkan banyak pertandingan secara berturut-turut. Tapi ya hanya sekadar itu,” ungkap Josep Guardiola dalam Sky Sports.

“Mengenai peluang tidak terkalahkan sepanjang musim, itu tidak mungkin terjadi karena kami punya banyak pertandingan dan kompetisi yang sangat menuntut, lebih banyak daripada sebelumnya. Untuk bisa menang dengan rekor seperti ini tentu terlihat aneh.”

“Suatu saat pasti kami akan merasakan kekalahan. Saya akan penasaran pada saat-saat seperti itu dan saya akan menguji diri sebagai manajer serta para pemain dan melihat bagaimana reaksi kami bangkit dari situasi itu,” jelas Josep Guardiola mengakhiri pembicaraan.

Leave a Reply