Barca Tunjukkan Wajah Mereka Sesungguhnya

Barcelona sudah berhasil melakukan sesuatu yang sebenarnya mustahil untuk dilakukan. Hal itu mereka tunjukkan saat meraih dramatis atas Paris Saint-Germain untuk membalikkan keadaan.

Barca menghadapi PSG di Camp Nou, Kamis (9 Maret 2017) dinihari WIB di puataran kedua babak 16 besar Liga Champions 2016/2017 dengan tertinggal 0 – 4 secara agregat. Mereka perlu kemenangan setidaknya 5 – 0 untuk bisa membalikkan keadaan sekaligus lolos ke babak selanjutnya.

Tapi bukan Barca namanya kalo mereka sudah menyerah di awal. Sejakr peluit dibunyikan, tim tuan rumah langsung menekan habis-habisan pertahanan PSG. Kepercayaan diri Los Cules pun langsung tumbuh saat Luis Suarez mencetak gol di menit ketiga. Sebuah gol bunuh diri dari Layvin Kurzawa di menit ke-40 membuka harapan lebih lebar.

Lionel Messi memperlebar keunggulan melalui eksekusi penalti pada menit ke-50, namun kemudian Barca mendapatkan pukulan telak dari gol Edinson Cavani di menit ke-62. Barca tertinggal 3 – 5 dan harus mencetak tiga gol untuk lolos.

Yang terjadi pada akhirnya adalah, beberapa saat sebelum laga usai, Barca mencetak tiga gol: Neymar mencetak dua gol di menit ke-88 (tendangan bebas) dan 91 (penalti), kemudian Sergi Roberto tampil sebagai penentu kemenangan Barca di menit ke-95. Barca pun jadi tim pertama dalam sejarah yang lolos setelah kalah 0 – 4 di laga pertama.

Sergi Roberto mengakui jika gol Cavani membuat keadaan timnya semakin terjepit. Walaupun demikian ada kebanggaan darinya melihat perjuangan keras Barca hingga saat-saat terakhir.

“Itu adalah laga yang sangat-sangat berat untuk kami, setelah gol Cavani keadaan jadi terasa semakin berat. Kami harus mencetak tiga gol tapi kami bekerja sangat keras,” katanya dikutip Marca.

Saking senangnya menjadi pahlawan kemenangan timnya, Sergi Roberto mengaku sampai lupa bagaimana proses golnya. Sebuah umpan lambung dari Neymar dituntaskannya dengan sontekan kaki kanan, setelah lolos dari jebakan offside.

Leave a Reply