Bawa MU Juara Tidak Bisa Instant

Manchester United harus harus kembali merasakan kekecewaan usai ditahan West Ham dengan skor 1 – 1, tadi malam. Hasil kurang oke tersebut praktis memperpanjang catatan buruk The Red Devils di bawah besutan Jose Mourinho.

Berlaga di Old Trafford, United dikejutkan dengan gol cepat Diafra Sakho pada menit kedua. The Red Devils kemudian berhasil mencetak gol balasan sekitar 20 menit kemudian lewat Zlatan Ibrahimovic.

Sepanjang laga, United bermain lebih dominan dan menciptakan beberapa peluang, termasuk ketika Marcus Rashford berada dalam situasi head to head dengan kiper West Ham. Sayangnya, hingga laga berakhir, MU gagal menambah golnya yang membuat mereka hanya meraih satu kemenangan dalam 7 laga Premier League terakhir.

Mourinho adalah manajer ketiga MU sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson. Dengan segala reputasinya, manajer berkebangsaan Portugal itu direkrut dengan harapan agar The Red Devils bisa kembali berjaya seperti era Alex Ferguson. Namun, sejauh ini performa Mourinho belum berhasil memenuhi harapan.

“Kami sudah paham jika menangani tim sebesar Manchester United bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Kami sudah tahu ada banyak sekali pekerjaan yang ada di pundak kami,” ungkap assisten manajer MU Rui Faria, seperti dilansir dalam ESPN.

“Kalau memang mudah, orang-orang sebelum kami tentu akan langsung berhasil. Kami tahu ini adalah salah satu klub terbesar di dunia, kami terbiasa menangani klub besar, dan kami tahu bagaimana caranya untuk mengantarkan sebuah tim meraih juara.”

“Kami yakin dengan kemampuan para pemain, kami yakin dengan tim, kami yakin bahwa banyak hal yang akan berubah jadi lebih baik,” imbuh Faria.

Hasil imbang melawan West Ham United semakin bertambah buruk dengan pengusiran Mourinho ketika pertandingan tengah berlangsung. Manajer berusia 53 tahun itu punya kemungkinan akan mendapatkan skors dua pertandingan ditambah dengan denda.

Leave a Reply