Buffon Jadi Sosok Panutan Untuk Dybala

Buffon Dybala
Paulo Dybala menjalani musim perdananya di Juventus dengan sangat impresif. Atmosfer juara yang kuat di Bianconeri sudah memacu dirinya untuk berusaha tampil lebih baik daripada sebelumnya.

Dybala direkrut oleh Juventus dari Palermo pada awal musim dengan banderol sebesar 32 juta euro, yang bisa mencapai nilai maksimal 40 juta euro. Dengan nominal setinggi itu, awalnya pemain 22 tahun tersebut diperkirakan akan kesulitan karena dibebani tugas yang terlalu besar.

Namun seiring berjalannya waktu, Dybala menunjukkan jika Juventus tidak salah merekrutnya. Sepanjang musim 2015/2016 gelandang tim nasional Argentina itu mencetak 19 gol dan sembilan assist dalam 34 penampilan di kompetisi Serie A. Catatannya itu berkontribusi besar dalam keberhasilan Juventus meraih Scudetto kelima secara berturut-turut.

Awal yang bagus ini bisa menjadi landasan Dybala itu untuk semakin unjuk gigi di tim besutan Massimiliano Allegri. Dybala mengakui ada rasa lapar yang besar yang memacunya untuk menjadi lebih baik, juga kepercayaan diri yang tinggi.

“Apa yang saya lihat ketika saya melihat ke cermin? Disitu saya melihat seseorang, yang meskipun dia masih muda dan berada di klub besar, dia ingin terus berkembang dan menjadi pemain hebat. Saya mencoba percaya dengan diri sendiri,” ungkap Dybala kepada El Pais.

Dybala menyebut jika Juventus menjadi tempat yang membuatnya belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin, dengan kehadiran Gianluigi Buffon yang dianggap sebagai sosok panutan. Selain itu, bermain bersama klub sebesar Juventus membuatnya selalu ingin meraih kemenangan.

“Bermain untuk klub sebesar Juventus, membuat saya merasa jauh dari sosok pemimpin, ketika Anda melihat semua pemain benar-benar bagus di sini. Gianluigi Buffon merupakan seorang pemimpin. Beberapa pertemuan awal dengannya benar-benar terasa hebat,” tutup Dybala.

Leave a Reply