Kekesalah Fellaini Karena Diperlakukan Seperti Seorang Penjahat

Marouane FellainiGelandang jangkung Manchester United, Marouane Fellaini kesal karena merasa diperlakukan tak adil di Premier League. Fellaini merasa tidak terima karena selalu dilihat seperti seorang penjahat.

Fellaini memang dikenal sebagai gelandang yang mengandalkan fisik. Postur tubuhnya yang tinggi itu pula yang kerap menjadi andalan MU, baik di masa kepemimpinan Louis van Gaal atau Jose Mourinho, untuk melakukan duel udara.

Pemain 30 tahun itu juga cukup lekat dengan citra keras dan kerap beradu fisik, meski sepanjang kariernya di Inggris hanya mendapatkan tiga kartu merah. Fellaini pernah diskors tiga pertandingan karena menyikut Robert Huth di 2016 lalu, setelah rambutnya dijambak oleh bek Leicester City tersebut.

Kartu merah terakhirnya didapatkan pada April lalu dalam derby melawan Manchester City. Dia dinilai melakukan tandukan terhadap Sergio Aguero. Pemain yang dibeli dari Everton ini menegaskan dirinya bukan tipe pemain yang suka melakukan tindakan ceroboh dan membahayakan pemain lain.

“Mereka sudah menganggap saya sebagai pemain agresif, seorang kriminal. Dengar ya, saya memang fanatik. Tim yang paling gigih itu menang, tapi sudah ada banyak kejadian ketika saya dianggap seperti seorang penjahat,” kata Marouane Fellaini seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Mungkin mereka ingin saya diam saja ketika mereka menjambak saya? Itu terdengar seperti guyonan, tapi benar-benar sakit. Musim lalu saya dihukum setelah derby melawan Manchester City karena dianggap menanduk Sergio Aguero. Dia menuju ke arah saya kemudian terjatuh, tapi saya yang dapat kartu merah.”

Masa depan Marouane Fellaini di Manchester United sedang dipertanyakan saat ini. Mengalami cedera lutut, pemain asal Belgia ini baru bermain 11 kali di seluruh ajang kompetitif di sepanjang musim ini dengan waktu bermain hanya 534 menit.

Leave a Reply