Lucas Perez Marah dengan Arsenal

Lucas Perez sungguh berharap bisa keluar dari Arsenal untuk masuk ke Deportivo La Coruna. Ditambah usai sebuah perlakuan yang dilakukan klub dengan membuat dirinya merasa dibohongi.

Perez didatangkan oleh Arsenal dari Deportivo pada musim kemarin usai ditebus dengan harga sampai dengan 17 juta pound sterling. Namun, pemain yang berumur 28 tahun tersebut tak merasa kerasan.

Hal tersebut karena perluang tampil yang minim di mana Perez cuma tampil sampai dengan 21 kali di tiap ajang, termasuk cuma 2 kali jadi starter di ajang Premier League. Walau demikian, ia terbilang oke lewat catatan 7 angka dan 5 kali assist.

Agen Perez sebelumnya pernah memberi kabar tentang kliennya yang ingin keluar dari klub. Sang bekas klub, Deportivo, membuka lagi pintu untuk dirinya kembali.

“Saya berharap keluar, tampilkan sepakbola dan bersenang-senang, Pada musim kemarin saya sedikit tampil dan saat saya raih peluang saya gunakannya dengan sebaik mungkin. Dan musim ini nampak bakal sama saja ” kata Perez.

“Saya berharap bisa berjuang untuk masuk timnas. Saya berharap bisa bermain sepakbola, namun untuk hal tersebut saya perlu keluar. Dan saya pikir tempat yang paling oke untuk saya ialah di rumah, dengan Depor.”

Perez yakin untuk keluar dari Arsenal setelah Alexandre Lacazette datang. Hal yang amat membuat Perez marah adalah saat the Gunners secara mengejutkan memberi nomor 9, nomor yang ia pakai, pada pemain Prancis tersebut.

“Mereka (Arsenal) tak bersikap baik pada saya. Permasalahan mengambil nomor kostum saya tanpa mengkonfirmasi lebih dulu dan berikan pada pemain lain, itulah puncaknya,” lanjut Perez.

“Saya tak dapat terus seperti ini. Saya telah berikan semuanya, namun tak raih malasan maka saya tak tahan lagi. Saya merasa dicurangi. Di bulan Februari, saya tak diizinkan pindah ke China dengan janji saya bakal tampil lebih sering dan kemudian saya malah lebih minim meraih peluang tampil.”

“Namun soal nomor kostum itu adalah tanda yang tak baik. Lacazette pernah tanyakan hal itu pada bos dan ia diterima. Kemudian, baru ia kabarkan pada saya. Musim kemarin ia (Wenger) katakan pada saya kalau ia paham mengapa saya marah. Saya pikir pada musim ini bakal makin parah. Maka tolong bantu saya.”

“Tampil di ajang Piala Dunia merupakan sebuah mimipi. Namun untuk hal tersebut saya perlu tampil dan saya perlu merasa senang. Hal tersebutlah kenapa saya berharap kembali ke Coruna,” imbuh Perez.

Leave a Reply