Milan Akui Belanja Terlalu Banyak Pemain

AC MilanBelanja besar-besaran AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu sejauh ini tidak membuahkan hasil. Bos AS Milan, Marco Fassone akhirnya mengakui jika klubnya mungkin memang terlalu banyak merekrut pemain.

AC Milan melakukan belanja besaran-besaran pada bursa transfer musim panas lalu. Il Diavollo Rosso mengeluarkan dana tidak kurang dari 200 juta euro untuk merekrut 11 pemain baru. Leonadro Bonucci menjadi rekrutan termahal dengan nilai transfer 42 juta euro.

Sementara nama-nama lain yang juga didatangkan ke San Siro adalah Andre Silva, Andrea Conti, Hakan Calhanoglu, Lucas Biglia, Franck Kessie, Fabio Borini, sampai Nikola Kalinic. Tapi, dengan kehadiran sejumlah pemain baru itu, Il Rossonerri justru kesulitan bersaing di Serie A.

Gianluigi Donnarumma saat ini tercecer di peringkat tujuh dengan 24 poin, tertinggal 16 angka dari rival sekota mereka, Inter Milan, yang menjadi pimpinan klasemen sementara. Laju tak impresif tersebut juga sudah membuat Vincenzo Montella dipecat dan digantikan Gennaro Gattuso.

Marco Fassone menyebut perombakan memang perlu dilakukan oleh timnya pada musim panas lalu. Namun pria asal Italia ini juga tidak membantah kalau AC Milan mendatangkan terlalu banyak pemain.

“Kami perlu melakukan perubahan, tapi saya akui jika pemain yang kami rekrut itu terlalu banyak. Perubahan besar diperlukan tapi kami juga ingin mempertahankan 6-7 pemain dari musim lalu. Saya pikir kami bisa cepat nyetel, tapi nyatananya kami justru kesulitan,” ungkap Marco Fassone.

Kemungkinan meraih Scudetto sudah tidak realistis, Il Rossonerri pun membidik empat besar atau zona Liga Champions. Tapi selisih Milan dengan tim yang ada di peringkat empat pun juga masih cukup besar. AS Roma yang duduk di batas zona Liga Champions saat ini sudah mengumpulkan 35 poin, 11 angka lebih banyak ketimbang AC Milan.

Leave a Reply