Penalti yang Bikin Rencana Leicester Berantakan

Leicester City menerima hasil negatif saat berhadapan dengan Atletico Madrid karena sebuah penalti yang kontroversial. Penjaga gawang Leicester, Kasper Schmeichel mengatakan kalau penalti itu sudah membuat rencana timnya jadi berantakan.

Leicester tunduk dengan skor 0-1 saat berhadapan dengan Atletico di pertandingan pertemuan pertama babak perempatfinal Liga Champions yang berlangsung pada hari Kamis (13/4/2017) dinihari WIB, di Vicente Calderon. Angka semata wayang yang diciptakan oleh tim tuan rumah dicetak oleh Antoine Griezmann lewat mengeksekusi tendangan penalty di menit 28.

Penalti itu dihadiahi oleh sang wasit Jonas Eriksson usai Marc Albrighton lakukan pelanggaran pada Griezmann dengan menjatuhkan si pemain ketika sedang berlari membawa bola. Pihak Leicester lakukan protes keras karena menilai kalau pelanggaran tersebut terjadi di luar area penalti walau Griezmann lalu terjatuh di dalam area penalti. Tetapi, Eriksson bergeming.

Griezmann yang jadi eksekutor sepakan 12 pas tidak sia siakan kesempatan. Sepakannya bikin  Schmeichel yang menjadi penjaga gawang Leicester pada laga tersebut terkecoh.

“Hal tersebut (penalti) membuat rancangan permainan kami jadi berantakan. Tak mudah untuk diterima pada waktu tersebut amat jelas,” ucap Schmeichel.

“Kami mestinya raih sebuah hal pada pertandingan kali ini, namun kami perlu terima hal tersebut. Mereka bisa saja telah ciptakan angka lewat apa yang semestinya menjadi sepakan bebas, namun lebih mudah ciptakan angka lewat titik putih penalti,” imbuh dia.

Leicester bakal mendapat giliran untuk berhadapan dengan Atletico pada pertemuan kedua di pekan berikutnya. The Foxes perlu dapatkan hasil positif dengan jarak paling kecil 2 cetak angka untuk membuat posisi jadi berbalik.

Leave a Reply